Dilema Satu Gaun untuk Dua Pernikahan Mewah di Cannes dan New York: Bagaimana Menyiasati Cuaca dan Kesopanan?

Dilema Satu Gaun untuk Dua Pernikahan Mewah di Cannes dan New York: Bagaimana Menyiasati Cuaca dan Kesopanan? · Avonetics
Menghadiri satu pernikahan internasional saja sudah membutuhkan persiapan busana yang matang. Namun, bagaimana jika Anda harus menghadiri dua pernikahan luar ruangan di dua kota dunia yang berbeda—Cannes dan New York—pada bulan yang sama, dan hanya ingin membeli satu gaun saja?
Kisah ini bermula dari seorang tamu undangan yang menghadapi dilema gaya jelang September. Pernikahan pertama bertempat di Cannes, Prancis, pada awal bulan dengan suasana pantai yang hangat namun menuntut penampilan yang cukup sopan. Pernikahan kedua berlangsung di New York pada akhir September saat udara malam mulai terasa sejuk.
Read nextBercerai Tapi Tetap Serumah: Strategi Pintar Selamatkan Harta atau Sekadar Trik PR Selebriti?
Keinginan untuk tetap hemat dan tidak memenuhi lemari dengan busana sekali pakai memicu pencarian gaun serbaguna. Pilihan awal jatuh pada gaun berlengan panjang untuk mengejar kesan tertutup di Cannes dan kehangatan di New York. Namun, timbul ketakutan baru: apakah gaun berlengan panjang akan terasa terlalu terik di bawah matahari Riviera?
Perdebatan mengenai pilihan gaun ini langsung membelah para pengamat fesyen menjadi dua kubu utama. Kubu pertama menyarankan gaun berwarna kuning cerah atau gaun dengan warna yang cocok untuk kulit pemakainya. Gaun bernuansa kuning dipuji sebagai pilihan jenius transisi musim. Di Cannes, gaun kuning bisa dipadukan dengan tas genggam dan sepatu berwarna lilac untuk kesan musim panas. Sementara di New York, gaun yang sama tinggal dipadukan dengan aksesori berwarna terracotta atau motif kulit penyu untuk nuansa musim gugur.
Namun, kubu kedua memberikan peringatan keras terhadap pilihan gaun berlengan panjang tertentu yang memiliki aksen pita besar. Potongan tersebut dinilai terlalu kaku dan berisiko memberikan tampilan seperti "ibu pengantin wanita". Selain itu, detail pita raksasa yang tampak memukau pada model tinggi jangkung dikhawatirkan akan menenggelamkan proporsi tubuh wanita yang lebih mungil.
Your brand, right here.Reach story-obsessed listeners in 45+ languages → advertise on AvoneticsSebagai gantinya, kubu kedua menawarkan solusi yang lebih fleksibel: gaun dengan potongan bahu terbuka (off-shoulder) yang dipadukan dengan syal sifon halus. Syal sifon dapat disampirkan di bahu untuk menjaga kesopanan selama acara di Cannes, sekaligus menjadi pelindung dari hembusan angin malam saat berada di New York.
Trik memadukan satu gaun untuk dua iklim dan etika acara yang berbeda ini membuktikan bahwa kunci dari penampilan memukau bukan terletak pada banyaknya jumlah baju, melainkan kecerdasan dalam memilih potongan dan aksesori penunjang.
Para pemandu acara di podcast Salah Kostum mengulas tuntas perdebatan gaya ini dan memberikan keputusan akhir mereka mengenai busana mana yang paling layak diinvestasikan.